Jumlah mahasiswa di Indonesia tahun 2025 sebanyak 9.967.489 orang. Dari jumlah tersebut, berapa banyak mahasiswa laki-laki dan perempuan?
[visualizer id=”678″ class=””]
Melansir data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PPDikti), Selasa (16/12/2025), tercatat jumlah mahasiswa laki-laki sebanyak 4.506.228 atau 45,2 persen dari total jumlah mahasiswa.
Sementara jumlah mahasiswa perempuan sebanyak 5.461.195 orang.
Artinya, persentase mahasiswa perempuan sebesar 54,8 persen dari total mahasiswa yang ada di Indonesia tahun 2025.
Jumlah Mahasiswa di Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Dari data tersebut, mahasiswa terbanyak ada pada jenjang Sarjana (S1), sebanyak sekitar 8,28 juta, disusul D3 dengan jumlah 543,7 ribu mahasiswa.
BACA JUGA: Bidang Ilmu dengan Mahasiswa Terbanyak di Indonesia
Lalu mahasiswa S2 yang tercatat sebanyak 379,67 ribu orang, sedangkan jenjang pendidikan D4 terdiri dari 355,1 ribu orang
Selanjutnya, banyak yang masuk Perguruan Tinggi dengan mendaftar ke jenjang pendidikan Doktor (S3), yakni 67,22 ribu orang.
Menyusul S3, sebanyak 16,91 ribu orang mendaftar ke program spesialis (Sp-1).
Selain beberapa jenjang pendidikan tersebut, jumlah mahasiswa pada jenjang pendidikan lainnya berada di bawah 5.000.
Kesimpulan
Data jumlah mahasiswa di Indonesia tahun 2025 menurut jenis kelamin di atas menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan mendominasi dengan persentase 54,8% atau sebanyak 5.461.195 orang, sedangkan mahasiswa laki-laki berjumlah 45,2% atau 4.506.228 orang.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi lebih tinggi ketimbang laki-laki.
Dari sisi jenjang pendidikan, pendidikan tinggi di Indonesia masih didominasi oleh jenjang Sarjana (S1).
Data PDDikti ini mencatat bahwa jumlah mahasiswa S1 di Indonesia mencapai 8.281.591 orang.
Artinya, terdapat sebesar 83,1 persen dari seluruh total populasi mahasiswa berada pada jenjang S1. Jumlah tersebut jauh melampaui jenjang pendidikan lainnya.
Hal ini menunjukkan bahwa S1 tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi.
Sementara itu, pada jenjang pascasarjana, jumlah mahasiswa Magister (S2) lebih banyak ketimbang Doktoral (S3)
Data ini mengindikasikan bahwa bahwa minat melanjutkan studi masih lebih tinggi pada tingkat magister ketimbang doktoral.

Tinggalkan Balasan